Jangan Rusak Generasi Milenial


Jangan Rusak Generasi Milenial
Oleh : Rizky Dwi Magfiroh
“Penyalahgunaan narkoba di Kota Semarang semakin banyak diungkap. Bahkan kalangan pelajar yang dulunya hanya pemakai sudah mulai ikut menjadi pengedar.
Hal itu terlihat dari pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang. Dalam periode Januari-Februari 2018 terungkap 47 kasus dan tahun ini di periode yang sama terungkap 60 kasus.”
Narkoba sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia, jumlah pengguna narkoba di Indonesia selalu meningkat setiap tahun. Korban narkoba bukan lagi dominan orang berduit atau artis, tetapi sudah hampir seluruh lapisan masyarakat. Narkoba bisa mematikan kreatifitas anak bangsa. Anak muda semestinya memiliki daya kreatifitas yang tinggi. Saat ini mereka bisa menemukan pemikiran-pemikiran baru, menemukan inovasi dan berprestasi. 
 Kenyataan ini juga seharusnya sudah membukakan mata kita, bahwa dunia pendidikan di negeri ini sedang menghadapi sebuah ancaman besar, yakni jeratan narkoba, yang setiap saat siap menghancurkan masa depan anak bangsa ini. Masa remaja merupakan masa rawan pengaruh terhadap narkoba dan terjerumus dalam pergaulan yang salah. Masa remaja adalah masa dimana ingin mengetahui sesuatu hal yang baru, baik atau buruk yang berdampak bagi dirinya.
Pergaulan adalah salah satu jalinan hubungan sosial antara seseorang dengan orang lain yang berlangsung dalam jangka relatif lama sehingga terjadi saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Gaya hidup merupakan gambaran bagi setiap orang yang mengenakannya dan menggambarkan seberapa besar nilai moral orang tersebut dalam masyarakat di sekitarnya dan bagaimana cara orang tersebut hidup.
Sebagian besar  remaja zaman sekarang ini menyalahgunakan gaya hidupnya. Apalagi remaja-remaja yang tinggal di kota metropolitan. Pergaulan merupakan kelanjutan dari proses interaksi sosial yang terjalin antara individu dalam lingkungan sosialnya.
Remaja dan golongan muda, identik dengan sesuatu yang baru, sesuatu yang menurutnya menarik dan itu patut untuk dicoba. Salah satunya yang pantas dicoba menurut mereka (pecandu) adalah narkoba.  
Remaja  adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Banyak remaja yang cenderung berpikir Belum Keren Kalau Belum Bebas. Pemikiran seperti ini harusnya dimusnahkan dari otak-otak remaja saat ini. Pergaulan remaja saat ini membuat para orang tua harus menjaga ketat anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.
Milenial adalah sebuah generasi penerus bangsa saat ini, Generasi muda memang identik cenderung mendekati perilaku yang negatif, tidak dapat  dipungkiri karena semakin berkembangnya era globalisasi gaya hidup dan perilaku remaja dalam sebuah pergaulan sudah tercampur dengan gaya pergaulan dari luar.
Narkoba bisa datang dengan cara halus, melalui rayuan pemasaran yang dekat dengan nilai kebanggaan yang ada pada golongan muda. Agen-agen pemasarannya telah membangun jaringan luas dan bersifat terputus, antar satu Bandar dengan Bandar yang lain terkadang tidak saling mengenal.
Saat ini, para remaja pun sudah dapat melakukan oplosan minuman yang dicampur dengan berbagai jenis dan dapat mendatangkan kenyamanan seperti jenis narkoba yang ada, bahkan tren terjadi dikalangan pelajar dan anak remaja adalah menghisap lem. Hal ini sudah tidak menjadi rasia lagi di Indonesia. Potensi generasi millennial sangat tinggi maka cara mencegahnya adalah melalui peranan besar orang tua. Orang tua yang menjadi mentor untuk memberikan  life skill kepada anak-anaknya supaya mentalnya yang tadinya labil menjadi lebih stabil dan memiliki tujuan hidup yang pasti dan menggapai cita-cita dengan cara yang baik.





Comments

Popular posts from this blog

PERAN OPINION LEADER DALAM SISTEM KOMUNIKASI INDONESIA

SISTEM KOMUNIKASI DI PERKOTAAN

UNDANG UNDANG YANG MENGATUR PERS DI INDONESIA